Makalah Hubungan dalam Web
BAB I
PENDAHULUAN
Website mulai dikenal di Indonesia
sekitar tahun 1998, dimana hanya perusahaan besar saja yang mampu memilikinya.
Pada saat itu, website merupakan sebuah teknologi yang cukup mahal untuk
dimiliki. Sehingga banyak pengusaha maupun produsen mengurungkan niat mereka
untuk dapat memiliki media promosi ini.
Langkanya penyedia jasa pembuatan web
yang menawarkan harga murah membuat keinginan perusahaan-perusahaan tersebut
untuk memiliki sebuah website murah hanya menjadi sebuah mimpi. Itu dulu,
sekarang ini terdapat hampir milyaran halaman website yang memeriahkan dunia
maya. Sebagian besar dari website tersebut adalah web komersial yang bersifat
bisnis dan perdagangan.
Rupanya media promosi dalam bentuk
website sangat berperan penting dalam dunia usaha. Buktinya akhir-akhir ini
banyak pengusaha besar maupun kecil telah menggunakan website sebagai salah
satu media promosi dalam memasarkan produk ataupun jasa. Fungsi website yang
tidak hanya sebagai sarana promosi melainkan juga sebagai upaya untuk
meningkatkan prestise (gengsi) dari suatu perusahaan telah membuat banyak
pengusaha berani mengeluarkan biaya yang cukup tinggi untuk memiliki media
online ini.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Website
Secara terminologi, website
adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam
sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. WWW
terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman
sebuah situs web (web page) diakses
dari sebuah URL yang menjadi “akar” (root),
yang disebut homepage (halaman
induk). URL ini mengatur web page untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun
hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan
memberitahu mereka susunan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini
berjalan.
Sebuah Web page
adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses
melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website
untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari
website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat
besar. Web page layaknya sebuah buku yang dapat menampung berbagai informasi
tentang banyak hal baik bersifat komersil maupun non komersil. Melalui media
web inilah seseorang dapat memberikan informasi tertentu kepada orang lain yang
berada di seluruh dunia.
B. Sejarah Website
Website
pertama kali dibuat oleh Sir Timothy
John Tim Berners-Lee pada akhir 1980-an dan baru resmi beroperasi
pada tahun 1991. Tujuan awal Tim Berners-Lee membuat sebuah website
adalah supaya lebih memudahkan para peneliti di tempatnya bekerja ketika akan
bertukar atau melakukan perubahan informasi. Pada saat itu, website mulai dapat
digunakan secara gratis oleh publik yang baru diumumkan oleh CERN tepatnya pada
tanggal 30 April 1993.
Website dapat dimiliki oleh individu,
organisasi, atau perusahaan. Pada umumnya sebuah website akan menampilkan
informasi atau satu topik tertentu, meskipun saat ini banyak website yang
menampilkan berbagai informasi dengan topik yang berbeda.
C. Unsur-Unsur Website
Terdapat 3 unsur yang sangat vital pada
website. Tanpa adanya semua unsur ini, website anda tidak akan pernah ditemukan
dan diakses oleh pengguna di internet. Ketiga unsur yang dimaksud adalah:
- Domain. Jika website diibaratkan
sebagai produk, maka domain adalah merk. Penggunaan domain yang menarik
akan membuat orang tertarik untuk memasuki suatu website. Dengan
pemilihan nama domain yang unik juga membuat orang mudah
mengingatnya untuk nantinya dikunjungi kembali.
- Hosting. Tidak kalah pentingnya dengan
domain, hosting memiliki peran untuk menyimpan semua database (script,
gambar, video, teks dan lain sebagainya) yang diperlukan untuk membentuk
suatu website. Banyak sekali penyedia jasa hosting di Indonesia, salah
satunya Niagahoster yang menyediakan hosting terbaik untuk kecepatan akses
website Anda.
- Konten. Tanpa adanya konten pada website, maka website bisa dikatakan tidak memiliki tujuan yang jelas. Konten pada website dapat berupa teks, gambar atau video. Jika dilihat dari konten yang disuguhkan, terdapat beberapa macam website. Misalnya saja, sosial media, website berita, website jual beli atau website yang berisi konten yang berdasarkan minat, bakat serta hobi.
D.
Jenis-Jenis Website
Terdapat berbagai jenis website di
internet dan dapat dipecah ke dalam beberapa kategori, yaitu berdasarkan sifat,
platform, dan fungsinya
1. Jenis-Jenis Website Berdasarkan
Fungsi :
a) Website
Statis
Secara
sederhana, website statis dapat didefinisikan sebagai website yang kontennya
konstan atau tidak berubah. Setiap laman dibuat dengan kode HTML dan
menunjukkan informasi yang sama kepada setiap pengunjung. Hanya webmaster atau
developer yang bisa melakukan update pada konten website statis. Umumnya
website statis dibuat dengan menggunakan HTML dan CSS oleh developer yang
memahami pemrograman dan coding. Juga bisa menggunakan generator website statis
seperti Jekyll, Hexo, atau Hugo. Karena website statis tidak
membutuhkan update konten secara berkala, dan database. Biasanya website statis
digunakan untuk website perusahaan yang hanya perlu memberikan
informasi-informasi dasar seperti alamat, kontak, dan sejarah perusahaan.
b) Website
Dinamis
Website
dinamis adalah website yang kontennya selalu di-update secara berkala.
Kebanyakan website bersifat dinamis karena lebih mudah dikelola dibandingkan
website statis. Website dinamis menampilkan kontennya dari database yang
biasanya hanya bisa diakses oleh webmaster atau developer. Meskipun begitu,
website dinamis memungkinkan untuk memiliki beberapa user yang bisa melakukan
update konten website tanpa mengganggu desain web.
2. Jenis-Jenis
Website Berdasarkan Platform
Tersedia
berbagai cara untuk membuat website. Setidaknya bisa membangun website dengan
tiga metode, yaitu menggunakan CMS, website builder, atau kode.
a) CMS
Metode pertama
yang paling populer, yaitu menggunakan Content Management System (CMS).
CMS adalah perangkat lunak atau sistem yang digunakan untuk membuat dan
mengatur konten digital. Membuat website dapat dengan cepat dan mudah
menggunakan CMS. Beberapa CMS yang paling banyak digunakan adalah WordPress,
Joomla!, dan Drupal.
b) Website
Builder
Jika ingin membuat website yang lebih mudah lagi, dapat menggunakan
website builder. Website builder adalah platform yang dapat membantu membuat
website dengan cepat, tanpa perlu memahami coding atau kemampuan desain sama
sekali. Website builder cocok untuk pengguna yang ingin membuat website dalam
waktu singkat, tidak mempunyai kemampuan teknis, dan tidak ada waktu untuk
mempelajarinya. Beberapa contoh website builder yang populer adalah Wix, Site
Builder, dan Weebly. Kelebihan dari website builder adalah pengguna mendapatkan
paket lengkap membuat website, dari hosting, domain, hingga pilihan template.
Pengguna hanya perlu mengganti konten sesuai yang diinginkan dan bisa dibantu
oleh support dari penyedia website builder.
c) HTML dan
CSS
Biasanya,
website statis dibuat menggunakan metode ini. Metode membuat website terakhir
ini memerlukan pengetahuan tentang coding dan pemrograman menggunakan HTML dan
CSS. Anda bisa membuat kode untuk website menggunakan software seperti
Notepad++, Text Wrangler, atau Sublime Text.
3. Jenis-Jenis
Website Berdasarkan Fungsi
a)
Blog atau Website Pribadi
Sejak awal
tahun 2000-an, blog menjadi tren baru sebagai jurnal pribadi yang bisa dikelola
dan diakses secara online. Jika ingin menuliskan pengalaman pribadi, opini,
atau kisah perjalanan, pengguna bisa mempublikasikannya melalui blog.
b) Ecommerce/Toko
Online
Website juga
dapat dimanfaatkan untuk membuat toko online. Meskipun sudah berjualan di marketplace
atau media sosial, pengguna tetap memerlukan website. Sebagaimana memiliki toko
fisik di dunia nyata, website dapat difungsikan sebagai “toko” di dunia maya.
c)
Organisasi atau Instansi
Pemerintah
Website
juga dapat dimanfaatkan sebagai laman resmi organisasi. Hal ini agar masyarakat
bisa mengakses informasi terbaru tentang kegiatan organisasi dengan mudah.
Biasanya website organisasi menggunakan domain .org atau .or.id. Sedangkan
website instansi pemerintah menggunakan domain .go.id.
d)
Media Sharing
Jenis
website ini berguna untuk berbagi media baik gambar, file musik, hingga video.
User dapat upload ke situs tersebut dan bisa dilihat oleh pengguna lainnya.
Contoh website jenis ini ialah seperti souncloud, youtube, dan berbagai web
stock photo.
PENUTUP
Kesimpulan
Website
adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam
sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. WWW
terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman
sebuah situs web (web page) diakses
dari sebuah URL yang menjadi “akar” (root),
yang disebut homepage (halaman
induk). Dengan website, user dapat
melakukukan banyak kegiatan, seperti belajar, bekerja, mengembangkan minat dan
bakat, dsb. Untuk membangun website, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dari
yang paling mudah, seperti wordpress hingga HTML/CSS.
Saran
Internet merupakan media informasi yang mudah untuk
didapatkan bagi setiap orang yang mengaksesnya. Bahkan media ini menjadi
kebutuhan bagi para pengguna internet untuk dapat memperoleh informasi yang
selalu up-to-date. Tetapi adakalanya dalam menggunakan internet sedikit
terhambat dengan melakukan beberapa tindakan seperti penggunaan tab, penulisan
URL di bar alamat, dan lain sebagainya.
Kami akan memberikan tips dan trik
dalam internet perlu Anda ketahui sehingga interaksi Anda ketika
menggunakan internet lebih muda dan cepat.
1.
Manfaatkan penggunaan browsing dengan tabulasi.
2.
Tidak perlu
menggunakan http:// dari halaman web.
3.
Memindahkan dengan cepat di antara
bidang halaman web.
4.
Mengetahui cara pintas browser
Internet Anda.
5.
Optimalkan dengan menggunakan mesin
pencari di internet.
6.
Coba browser alternatif.
7. Tambahkan
dengan plugin dan add-ons.
8. Pastikan
browser Anda dan plugin selalu up-to-date.
DAFTAR PUSTAKA
Fahrurroji, A. (2015,
Desember 28). Tips dan Trik dalam Internet Perlu Anda Ketahui. Diambil
kembali dari Afahrurroji:
https://afahrurroji.net/tips-dan-trik-dalam-internet-perlu-anda-ketahui/
Mubarok, I. (2018,
Agustus 22). Jenis-Jenis Website Berdasarkan Fungsi, Platform, dan
Sifatnya. Diambil kembali dari Niagahoster: https://www.niagahoster.co.id/blog/jenis-website/
Website adalah. (2011, Januari 14).
Diambil kembali dari PT Proweb Indonesia:
https://www.proweb.co.id/articles/web_design/website_adalah.html
Thx infonya
ReplyDelete😍
ReplyDelete